Begitu banyak kenikmatan yang diberikan oleh Allah Subahanallahu Wata’ala kepada makhluknya, termasuk salah satu kenikmatan itu adalah hujan yang dicurahkan ke muka bumi. Dan seharusnya sebagai bentuk rasa syukur adalah dengan tidak mencela kenikmatan hujan tersebut.

Dan dalam keseharian kita tentunya keluarga kita sering melakukan aktifitas mencuci dan menjemur pakaian, aktifitas yang merupakan rutinitas bagi setiap keluarga. Ketika masuk musim penghujan aktifitas keluarga yang satu ini akan sedikit terganggu, yang mana biasanya setelah kita mencuci pakaian dilanjutkan menjemur pakaian yang telah kita cuci di luar rumah dengan bantuan sinar matahari akan memudahkan pakaian cepat kering. Namum ketika musim penghujan yang mana udara banyak dalam kondisi lembab dan sinar matahari sangat jarang akan menghambat proses pengeringan pakaian yang kita jemur.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi permasalahan ini, mulai dari cara konvensional sampai dengan penggunaan peralatan-peralatan modern yang telah banyak dijual dipasaran. Tentunya masing-masing cara memiliki kelebihan dan kekurangan, mulai dari segi kemudahan, efisiensi, waktu, tenaga dan biaya. Dan semuanya tergantung dari masing-masing individu yang mempunyai kepentingan, apakah kaitannya dengan hanya untuk keperluan keluarga kecil, sampai dengan keperluan bisnis yang lebih besar kebutuhannya.

Berikut kami tuliskan beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk memudahkan kita dalam menjemur pakaian dimusim penghujan ini, semoga bermanfaat untuk kita semua.

1. Sebelum pakaian dijemur, sebaiknya semua pakaian perlu dibalik—sisi dalam berada di luar dan sebaliknya. Hal ini bermanfaat untuk menjaga pakaian lebih awet, karena pakaian bagian luar tidak terkena sinar matahari secara langsung.

2. Setelah pakaian kita cuci dan sebagaian besar kita mencuci dengan menggunakan mesin pencuci tentunya juga kita keringkan dengan mesin pengering dari mesin tersebut. Dan sebelum di jemur kibaskan pakaian sebelum digantung di jemuran agar pakaian tidak terlalu kusut ketika kering. Ketika pakaian sudah digantung di tali jemuran atau di hanger, tarik perlahan ujung bawah dan kanan-kiri pakaian sepanjang tali jemuran untuk meratakan kain.

3. Ketika kita menjemur pakaian gunakanlah penjepit pakaian agar cucian tidak terbang tertiup angin. Banyak jenis penjepit pakaian yang dijual dari bahan kayu, plastik dan lain sebagainya. Dan penjepit berbahan kayu biasanya lebih awet dibanding jepitan berbahan plastik karena plastik mudah menjadi rapuh akibat paparan sinar matahari. Simpan penjepit di tempat kering agar tidak ditumbuhi lumut dan pegasnya tidak berkarat.

4. Pada musim penghujan khususnya ketika hujan turun menjemur pakaian bisa dilakukan dengan menggantung pakaian di dalam ruangan.

5. Karena menjemur di dalam ruangan tentunya pengeringan pakaian tidak bisa memanfaatkan sinar matahari, biarkan pakaian kering tertiup angin.

6. Karena kita menjemur pakaian masih dalam kondisi masih basah, disarankan untuk menjemur pakaian di dalam kamar mandi. Sehingga air dari pakaian menetas di kamar mandi dan tidak akan mengotori rumah.

7. Kemudian setelah kadar air dalam pakaian berkurang atau tidak ada, baru angin-anginkan di tempat yang sirkulasi udaranya bagus.

8. Untuk mengurangi bau tidak sedap setelah pakaian dijemur, sebaiknya ketika mencuci tambahkan pewangi pakaian yang mudahkan kita dapatkan dipasaran.

Di musim penghujan memang sangat dibutuhkan trik ataupun usaha agar pakaian yang kita jemur bisa kering meskipun tidak terkena sinar matahari. Demikian tips dari kami, Semoga informasi ini bermanfaat.

Selamat mencoba.